Senin, 26 Oktober 2020

~~ STUDI KASUS PUSTAKA BOOKING ~~

 Pada kesempatan ini, saya akan membahas bagaimana persiapan untuk membuat sebuah aplikasi web. mulai Analisa kebutuhan pengguna dan sistem, desain dan pembuatan database, dan pembuatan model yang diperlukan untuk dapat menambah, mengubah, membaca, dan menghapus data pada database.

Pustaka-booking merupakan aplikasi reservassi atau booking peminjaman buku pada sebuah perpustakaan yang dilakukan secara online dengan melibatkan anggota, admin dan aplikasi pustaka-booking. Aplikasi pustaka booking adalah aplikasi berbasis web yang dibuat untuk booking sebuah buku untuk dipinjam. Tujuan dibuatkannya aplikasi ini agar memudahkan para pengguna dalam mencari buku dan ingin meminjam buku tersebut. Jadi sebelum di datang ke perpustakaan dan meminjam sebuah buku. Pengguna bisa mencari terlebih dahulu buku yang akan dipinjam, untuk memastikan bahwa di perpustakaan yang akan dia kunjungi benar bahwa buku tersebut tersedia.

Alur logika sistem booking pustaka ini yaitu seseorang yang ingin melakukan booking diharuskan mendaftar menjadi anggota terlebih dahulu, selanjutnya ketika sudah menjadi anggota, baru dapat melakukan booking terhadap buku yang akan dipinjam. Setelah melakukan booking, anggota diharuskan mengambil buku yang telah dibooking dengan cara datang langsung ke perpustakaan dalam waktu 1x24 jam. Kemudian konfirmasi ke petugas atau admin untuk diambilkan buku yang telah dibooking berdasarkan bukti booking melalui aplikasi. 

Hal-hal yang harus dilakukan untuk membuat sebuah aplikasi web kali ini ada 4 yaitu :

1. Setting Base URL

    Pengaturan base url adalah pengaturan URL dasar dalam sebuah project aplikasi yang dibuat dengan menggunakan codeigniter. Pengaturan base url di codeigniter terdapat di dalam file config.php di dalam folder project codeigniter.
    Di tahap ini kita akan men-load atau membuka beberapa library dan helper codeigniter yang kita butuhkan dalam pembuatan aplikasi pustaka-booking ini. Untuk menjalankan atau membuka library dan helper secara otomatis di codeiginter, kita bisa mengaturnya dalam file autoload.php dalam folder application/config/autoload.php.
Cari sintak :

Kemudian tambahkan database, session dan form_validation. Sehingga menjadi seperti berikut:


Dan helper yang akan kita load secara otomatis adalah url: $autoload['helper'] = array();


Kemudian tambahkan “url” (karena kita hanya membutuhkan helper url disini). Maka akan menjadi seperti berikut.


2.  Merancang & Membuat Database Aplikasi pustaka-booking dan Konfigurasi database di Codeigniter

Berikut adalah gambaran struktur database yang akan kita buat untuk aplikasi pustaka-booking ini.
Buat sebuah database baru dengan nama “pustaka” kemudian buatlah table-table seperti berikut:

a. Tabel User (user)
 
b. Tabel Role (role)
isi tabel role


c. Tabel Kategori (Kategori)

isi tabel Kategori:






d. Tabel Buku (buku)

isi Tabel Buku






3. Membuat Koneksi Database CodeIgniter dengan MySQL

    Sebelum melakukan seting konfigurasi pada file database, terlebih dahulu harus disiapkan databasenya. Agar bisa langsung dipraktekkan. Selanjutnya untuk menghubungkan codeigniter dengan database buka file config database codeigniter yang terletak di application/config/database.php kemudian cari baris sintak seperti berikut:


    Kemudian masukkan username, password, dan nama database, untuk password jika tidak ada maka bisa dibiarkan kosong. Sehingga akan menjadi.


4. Membuat Model untuk CRUD

    Pada tahap ini akan dibuat fungsi-fungsi yang bisa gunakan berulang kali, tanpa harus repot banyak-banyak membuat fungsi pada model. contohnya untuk insert data ke database, hanya buat satu fungsi untuk insert data ke database. Dan bisa kita gunakan secara berulang-ulang kali. Begitu juga dengan fungsi edit, hapus dan update data pada database.
    Buat 2 buah file model dengan nama ModelUser.php dan ModelBuku.php. perlu diperhatikan untuk Penamaan Controller dan Model harus diawali dengan huruf besar di codeigniter 3. Memang tidak masalah jika dibuat dengan nama kecil, tetapi akan menyalahi aturan penggunaan codeigniter yang benar dan akan terjadi trouble saat diupload dihosting.

ModelUser.php

ModelBuku.php


    Dengan model seperti di atas, Untuk menginput data ke database kita bisa menggunakan function simpan(), untuk menampilkan data atau mengambil data dari database kita bisa menggunakan function tampil(), untuk menghapus data dari database kita bisa menggunakan function hapus(), dan untuk mengupdate data pada database kita bisa menggunakan function ubah().
    Kemudian kita harus mengatur autoload model di application/config/autoload.php. agar model-model yang sudah dibuat bisa digunakan dan di load secara otomatis. Jadi tidak perlu lagi kita load dari controller.

Application/config/autoload.php
cari sintak berikut :
kemudian rubah menjadi :




sekian penjelasan kali ini, semoga bermanfaat dan bisa dipahami dengan mudah.



ADE TIA RAMADANTI
NIM : 12192578
KELAS : 12.3B.31

UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA








Minggu, 18 Oktober 2020

Membuat Form Validasi Pada CodeIgniter

Sebagai pengembang aplikasi web, validasi form adalah bagian penting dari pekerjaan Anda, dan seharusnya tidak diremehkan karena dapat menyebabkan kelemahan keamanan pada aplikasi Anda. Anda harus mempertimbangkannya sebagai suatu keharusan jika Anda berusaha memberikan pengalaman pengguna akhir yang profesional. Validasi form digunakan untuk memeriksa apakah inputan user dibagian form agar sesuai dengan yang ditentukan oleh aplikas Seperti misalnya dalam menentukan form, apa saja yang wajib untuk diisi, form dengan format input tertentu, membuat konfirmasi password dan lainnya. Pembuatan form validasi pada codeigniter diperlukan adanya pemanggilan library form_validation pada codeigniter. Pada saat membuat dan menangani form, proses validasi data merupakan bagian yang sangat penting untuk diperhatikan. Validasi data diperlukan untuk menjaga keabsahan dari data yang dikirim oleh user ke dalam aplikasi.

Mekanisme Validasi Data di dalam Form

a. Form ditampilkan ke halaman web

b. User mengisi data ke dalam form tersebut

 c. Jika terdapat satu atau beberapa data yang salah, maka form akan ditampilkan ulang, biasanya disertai dengan pesan kesalahan

d. Proses ini akan diulang sampai semua data yang diminta di dalam form diisi dengan benar. Proses pemeriksaan data yang dikirim oleh user di dalam form dilakukan di dalam kontroler, demikian juga dengan pembuatan aturan (rule) dari datanya. 

Memuat Library Form_validation

Untuk mengimplementasikan proses validasi data, yang diperlukan adalah memuat librari dari form_validation terlebih dahulu. Proses pemuatan librari tersebut dapat dilakukan di bagian konstruktor controller.





Atau bisa juga dilakukan melalui file autoload yang ada dalam folder application/config/autoload.php

 

Contoh pembuatan form validasi kali ini akan menggunakan controller Matakuliah.php yang sudah dibuat. Buka controller Matakuliah.php kemudian ubah menjadi seperti di bawah:

Tampilan ini kita memebuat kodingan view data matakuliah 






Tampil ini memebuat view form matakuliah



 



Tampilan ini membuat kodingan controller matakuliah . php



Tampilan ini membuat kodingan controller matakuliah . php

 






 

Nama :ADE TIA RAMADANTI
Nim :12192578
Kelas : 12.3B.31
UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA

Minggu, 11 Oktober 2020

Tutorial Membuat Template Sederhana yang Dinamis

Membuat Template Sederhana yang Dinamis


Membuat dan menampilkan template sederhana, dibutuhkan pembuatan controller dan view agar hasilnya bisa dilihat.

Buatlah sebuah kontroler yang akan digunakan untuk menampilkan view. Sebagai contoh, 

buatlah kontroler Web.php lalu simpan di application/controllers/web.php.







Kemudian buatlah 3 buah file view beri nama v_header.php, v_index.php, dan v_footer.php lalu simpan dalam folder application/views/ kemudian ketik script berikut


1. v_header ( membuat template bagian atas)

caranya jangan lupa  menyimpan ke menu view 



2. v_index ( membuat template bagian isi website )

3. V_footer.php ( untuk membuat template di bagian bawah)


Kemudian buatlah stylebuku.css untuk membuat tampilan lebih bagus dan simpan di dalam folder root seperti berikut: pustaka-booking/assets/css/ 



Seting base_url () pada codeigniter

 Untuk melakukan seting base_url( ), dapat dilakukan melalui file config.php yang ada di dalam application/config/config.php. buka file tersebut lalu cari baris sintak seperti berikut:



pengaturan di atas mengikuti alamat path projek masing-masing. Kemudian dapat diperhatikan pada contoh file v_header.php di bagian bahwa untuk menghubungkan dengan file css, dibutuhkan bantuan base_url( ). seperti berikut




Hal tersebut di atas dikarenakan base_url( ) sudah terlebih dahulu di seting menjadi “localhost/pustaka-booking”. Ketika base_url( ) sudah diseting atau diubah dari bentuk default menjadi seperti di atas, maka perlu juga dilakukan pengaktifan helper url. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menambahkan script load helper pada controller Web.php yang sudah dibuat pada bagian construct. 


Setelah selesai, bisa dilihat hasilnya dengan menjalankan kontroler Web.php http://localhost/pustaka-booking/web hasilnya seperti gambar di bawah.



Nama : Ade Tia Ramadanti

Nim    : 1212578

Kelas : 12.3B.31

UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA







Senin, 28 September 2020

Cara Menghapus Index.php & membuat operasi penjumlahan di codeigniter!


Controller merupakan kumpulan intruksi aksi yang menghubungkan model dan view, jadi user tidak akan  berhubungan dengan model secara langsung, intinya data yang tersimpan di database (model) di ambil oleh controller dan kemudian controller pula yang menampilkannya  ke view. Jadi controller lah yang mengolah intruksi. Dari penjelasan tentang model viewdan controller diatas dapat di simpulkan bahwa controller sebagai penghubung view dan model. misalnya pada aplikasi yang menampilkan data dengan menggunakan metode konsep mvc, controller memanggil intruksi pada model yang mengambil data pada database, kemudian controller yang meneruskannya pada view untuk di tampilkan. jadi jelas sudah dan sangat mudah dalam pengembangan aplikasi dengan cara mvc ini karena web designer atau front-end developer tidak perlu lagi berhubungan dengan controller, dia hanya perlu berhubungan dengan view untuk mendesign tampilann aplikasi, karena back-end developer yang menangani bagian controller dan modelnya. Jadi, pembagian tugas pun menjadi mudah dan pengembangan aplikasi dapat  dilakukan dengan cepat dan terstruktur. Bentuk umum model seperti berikut:

Class Nama_model extends CI_model {// badan kelas} 

 jika ingin memanggil konstruktor kelas CI_model dari konstruktor kelas model yangdidefinisikan, maka bentuk umumnya seperti berikut:

class Nama_model extends CI_model {//konstruktor kelas modelFunction __construct( ) {//memanggil konstruktor kelas CI_model$parent: : __construct( );//...}// 


Contoh2 menggunakan Controller dan Model 

Model Model_latihan1.php simpan di application\models\


Ubah controller Latihan1 yang sebelumnya sudah dibuat sehingga menjadi seperti berikut:


Untuk melihat hasilnya ketikkan url:

localhost/pustaka-booking/index.php/latihan1/penjumlahan/2/6

Contoh3 menggunakan Controller, View dan Model 

View view-latihan.php Simpan di application\views\

Berikut contoh nya

Halo Teman-teman semua. Yuk kita belajar web programming..!!!<br> 

Nilai 1 = <?= $nilai1; ?> 

Nilai 2 = <?= $nilai2; ?> 

ini hasil dari pemodelan dengan methode penjumlahan yaitu <?= $nilai1 . " + " . $nilai2 . " = " . $hasil; ?> 

</body> 

</html>

Ubah controller Latihan1 yang sebelumnya sudah dibuat sehingga menjadi seperti berikut:

<?php 

class Latihan1 extends CI_Controller 

public function index() 

echo "Selamat Datang.. selamat belajar Web Programming"; 

//$this->load->view('view-latihan1'); 

public function penjumlahan($n1, $n2) 

$this->load->model('Model_latihan1'); 

$data['nilai1'] = $n1; 

$data['nilai2'] = $n2; 

$data['hasil'] = $this->Model_latihan1->jumlah($n1, $n2); 

$this->load->view('view-latihan1', $data); 

}

Untuk melihat hasilnya ketikkan url 

localhost/pustaka-booking/index.php/latihan1/penjumlahan/2/6

Cara mengilangkan index

kalau kita perhatikan. kita harus selalu menuliskan index.php sebelum controller dan methodnya. di panggil, namun dalam pembuatan web yg baik kita harus menghilangkan file tersebut dengan mengenkripsinya.. agar web lebih aman. Jadi untuk menghilangkannya kita menggunakan .htaccess sebuah enkripsi file, yang dimana index.php tidak bisa di akses atau di hidden jadi kita.. tidak perlu menuliskan nya lagi ke url, buat lah file .htaccess di base url nya atau di folder rootnya. Setelah itu hilangkan string index.php di config.php pada folder aplication.. setelah itu coba ketikan urlnya tanpa menuliskan indexnya😬

Sekian penjelasan untuk MVC, cara, dan contoh penggunaan nya. Semoga mudah dimengerti^^


Kelompok 8

Ade Tia Ramadanti (12192578)

Anisah Fadiyah (12190546)

Muara Firdaus (12190890)

Dafitrah (12190985)

Vera Bakkara (12193004)

Kelas 12.3B.31

UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA




Selasa, 22 September 2020

Cara Menginstal CodeIgniter dan Membuat Biografi Singkat!!

 Apa Itu CodeIgniter?

CodeIgniter adalah sebuah web application network yang bersifat open source yang digunakan untuk membangun aplikasi php dinamis.

CodeIgniter menjadi sebuah framework PHP dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP yang dapat mempercepat pengembang untuk membuat sebuah aplikasi web. Selain ringan dan cepat, CodeIgniter juga memiliki dokumentasi yang super lengkap disertai dengan contoh implementasi kodenya. Dokumentasi yang lengkap inilah yang menjadi salah satu alasan kuat mengapa banyak orang memilih CodeIgniter sebagai framework pilihannya. Karena kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh CodeIgniter, pembuat PHP Rasmus Lerdorf memuji CodeIgniter di frOSCon (Agustus 2008) dengan mengatakan bahwa dia menyukai CodeIgniter karena “it is faster, lighter and the least like a framework.”

CodeIgniter pertamakali dikembangkan pada tahun 2006 oleh Rick Ellis. Dengan logo api yang menyala, CodeIgniter dengan cepat “membakar” semangat para web developer untuk mengembangkan web dinamis dengan cepat dan mudah menggunakan framework PHP yang satu ini.


Bagaimana cara Instalasi CodeIgniter?


        a. Download Package codeigniter pada siyus resminya yang sudah                                 disebutkan diatas

        b. Saat ini versi stabil dari codeigniter adalah 4.0.3

        c. Setelah didownload, ektrak file codeigniter pada direktori                                           C:\xampp\htdocs
        d. lalu ubah folder Codeigniter menjadi sesuai keinginan kita. disini saya                     akan ubah folder codeigniter tersebut menjadi pustaka-booking.  
        e. Setelah itu, sekarang coba akses folder tersebut melalui browser dengan                mengetikkan url http://localhost/pustaka-booking.  jangan  lupa                            menyalakan XAMPP terlebih dahulu. 
         f. Jika sudah tampil halaman Welcome Codeigniter, itu artinya anda                         telah berhasil melakukan instalasi codeigniter. 

         g. Jika Sudah Tampil seperti gambar diatas, Selamat Anda telah sukses                     melakukan instalasi CodeIgniter.

Apa saja Struktur Folder CodeIgniter?

 Di dalam folder codeigniter terdapat 3 folder utama yaitu Application, System, User Guide. Folder application berguna sebagai tempat untuk mengembangkan aplikasi web nanti, Folder system  berisi library atau kumpulan fungsi-fungsi dasar Codeigniter (CI), sedangkan User Guide berisi sebagai buku panduan atau dokumentasi dari codeigniter.


Pertama kali kita fokus pada folder application/config di dalam folder config ini terdapat file-file konfigurasi utama dan pertama kali untuk memudahkan pembuatan dan pengembangan semua file yang akan dibuat dan semua berawal dari file routes.php Apabila kita buka file tersebut, maka kita akan menemukan default_controller yang telah terisi dengan nama “welcome”, yang mana default_controller ini berfungsi ketika user tidak melakukan atau memasukkan apapun pada URL browser, maka secara otomatis mencari controller dengan nama “welcome”.


Controller Welcome itu sendiri bisa anda temukan pada folder application/controllers. Pada file welcome_controller tersebut terdapat fungsi index yang gunanya meload bagian view atau memanggil halaman views dengan nama welcome_messages sebagai berikut.



Sekarang lihat pada bagian views yang terletak pada application/views. Pada folder view tersebut terdapat file dengan nama welcome_message. Pada bagian inilah semua html dan css akan diletakkan yang nantinya akan ditampilkan ke pengunjung.






Contoh menampilkan Biodata

Buatlah sebuah file diberi nama Contoh1.php disimpan dalam folder Application/Controllers